Total Comfort Heat & Air – Your Home Comfort Specialists

Dampak Media sosial Terhadap Pendidikan

media sosial sangat di butuhkan

Satu posisi media sosial bagus untuk pendidikan di indonesia tetapi salah satu nya bisa ke dampak negatif juga, karna rata-rata sekarang media sosial  sangat di perlukan dari segi mana pun mau itu pendidikan, kerja, sosial, semua nya memebutuhkan media sosial. Bagi kaum maka mereka harus menguasai teknologi supaya mereka tidak gaptek akan perkembangan zaman.Adapun media massa yang sering di gunakan oleh pelajar antara lain seperti facebook. twitter, instagram, path, youtube, line, whatsapp, BBM, Wikipedia, blog dan lain sebagainya.

Contoh-Contoh Positif Media Sosial Bagi Pendidikan

Sumber ilmu : Siswa cepat mencari bahan materi pelajaran baru.

Ruang diskusi  :  Mempermudah kerja kelompok dan komunikasi dengan guru.

Kreativitas : Wadah unjuk karya dan belajar hal-hal bermanfaat

Dampak Negatif

Hilang  fokus :  Waktu belajar habis karena asyik bermain ponsel.

Nilai turun : Prestasi sekolah bisa terganggu akibat malas belajar.

Mental terganggu : Risiko stres atau jadi korban perundungan di internet

Dampak positif yang di timbulkan dari media sosial antara lain

 

Berikan contoh yang baik untuk anak terhadap media sosial

Sering kali anak dan remaja, menguasai perangkat teknologi jauh lebih cepat dibandingkan orang tuanya. meski begitu, orang tua sebaiknya tetap mencoba untuk mencari tahu dan mempelajari aktivitas yang dilakukan anaknya. Jika orang tua tidak asing lagi menggunakan media sosial, berikan contoh yang baik pada anak. Hindari menuliskan atau berbagi sesuatu yang tidak pantas. media sosial merupakan bagian dari perkembangan teknologi yang sulit untuk dibendung. Oleh karena itu, para orang tua tidak boleh bersikap acuh dan mulailah menetapkan aturan agar anak tetap aman saat menggunakan media sosial.

Brain Rot [Pembusukan Otak ]

Brain rot merujuk pada situasi di mana otak terjebak dalam aktivitas menonton tanpa tantangan untuk berpikir kritis atau kreatif. dampak psikologisnya besar sekali. Dalam usia anak-anak, otak sedang berkembang serta mengasah kemampuan untuk berpikir kreatif dan kritis. Ketika otak hanya fokus pada satu aktivitas tertentu, seperti menggulir media sosial selama berjam-jam, maka kemampuan otak untuk berkembang, beradaptasi, dan berpikir kritis akan terhambat.
Exit mobile version